angin musim gugur
- angin barat daya meniup dedaunan perlahan
- seperti ibu menepuk punggung anaknya
- menjaganya jatuh tiba-tiba ke atas tanah
- membiarkannya tertidur sekian lama sampai datang kabut dan awan putih
- angin barat daya bertiup ke tenggara
- bisakah ia menyampaikan pesan ini?
- ada yang luka menanti
- menggali makna menempa hati
- sebentar lagi angin dingin tiba dari utara
- sepantik api terasa begitu jauh
This entry was posted
on Saturday, September 24th, 2005 at 12:32 pm and is filed under Uncategorized.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.
September 25th, 2005 at 1:36 am
Wah…
nggak nyangka ternyata mas bayu puitis juga…
pasti dedicated to someone waiting miles away from The Hague… right? Hehe…