berita malam tadi
- kabar berita kadang hanya untaian kata-kata
- ia tidak bisa menggambar bentuk hati di dada
- lalu apa yang membuatmu mengirim angin?
- padahal sengaja kau hindari sejak mula?
- masa lalu adalah bidang sejarah yang tidak dapat kau tulisi
- pun melihat ke belakang hanya menghambat langkah kaki
- cobalah melihat matahari yang semakin hari terus menua
- bukankah kita akan berakhir sebagai hari?
- tenggelam,
- jalan ini tak bakal bertaut
- kau tahu.
*> I forgave you and you’re still my friend
-= gondel str 31/20 =-
November 15th, 2005 at 2:32 am
kak bayuni…huah, masih puitis ya… (aku taunya dr kak dian Akun ‘96), katanya, Bayuni adlh slh seorg pujangga Ekonomi.. puisinya inspired lho, sama kayak yg ku alami…
slm
Tia
November 17th, 2005 at 3:56 am
Kang Bayuni,
Untaian kata-katamu sungguh elok.. Tak salah kujuluki kau dewa puisi Darmaputra..
Semoga selamat senantiasa.. Menyerap ilmu di negeri seberang.. Supaya kita bisa ganti menjajah negeri yang telah membiayaimu..he..he..
Selamat berjuang kawan!
April 16th, 2007 at 4:15 am
Hmmm…buat siapa nih puisi…hehehe…look my blog ok